Pada tanggal 26-28 Oktober, bertempat di EX Plaza Indonesia, telah berlangsung “Festival Anak Bangsa Untukku Indonesiaku“. Kolaborasi dari Cinta Indonesia dan Gerakkan Indonesia dengan didukung oleh komunitas – komunitas yang memberi sumbangan positif bagi budaya Indonesia, serta penampilan musisi-musisi peduli Indonesia dan Stand Up Comedy Indonesia.
Festival Anak Bangsa yang lahir atas dasar rasa keresahan kami melihat pemuda bangsa yang apatis terhadap tanah air tercinta. Ini adalah salah satu ide kami untuk menumbuhkan kembali rasa cinta dan kebanggaan terhadap Indonesia.

Acara yang berlangsung meriah selama tiga hari ini menampilkan kegiatan eksplorasi karya anak bangsa dengan melibatkan berbagai Komunitas-komunitas asli Indonesia (Musik, Fotografi, Stand Up Comedy, Olahraga, Budaya Indonesia, dll), seperti Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri, Yayasan Citra Indonesia, Lantan Bentala, Komunitas Stand Up Comedy Indonesia, Komunitas Yoga Gembira,Mbatik Yuuuk, GILM, Kineforum, Double Deer, Define Football. Semuanya akan dikemas dalam bentuk exhibition, performance, workshop, dll.
Selama tiga hari, acara dimeriahkan juga dengan komedi cerdas dari Stand Up Comedy Indonesia, seperti Ernest Prakasa, Sammy, Dimas, Krisna, Luqman, Mongol, David, Heri, Atharus, Liongky, Bucca, Dwika, Adjis, Awwe, dll.

Acara ini didukung penuh oleh para artis musisi peduli bangsa seperti Richard Christian, Pinch My Soul, Guntur Simbolon, Aiko, Nular, Bayu Risa, Meda, Speakeasy, Buccha, Stereocase, Pasto, BLP (Barry Likumahuwa Project), Matthew Sayerz, JFlow, dan E.F.A (Every One For All).
Ada yang menarik dari acara ini, yaitu pada tanggal 28 Oktober 2012, jam 10 pagi bertempat di Bundaran Hotel Indonesia, berlangsung FlashMob dan Pengucapan Kembali Ikrar Sumpah Pemuda.
Semoga acara ini bisa memberi nuansa kebanggaan serta rasa cinta pada warna merah dan putih di hari pemuda – pemudi Indonesia. Merdeka.


Pagi-pagi sekali para relawan sahabat Gerakkan Indonesia sudah hadir, mereka tampak penuh semangat dan siap membantu. Kegiatan pagi dimulai dengan memotong dan menyiapkan bahan makanan serta mulai memasak.
Selama berjalannya kegiatan memasak, suasana penuh cinta terlihat sekali, begitu memasuki ruangan kegiatan Dapur Cinta, seolah memasuki suatu Zona Baru, Penuh Cinta.
Sementara itu sebagian dari kami mulai bergerak menuju Panti Werdha Ciracas untuk menghibur dan berbagi cinta dengan Kakek Nenek terkasih. Permainan dan kegiatan aktivitas game dilaksanakan, Kami beserta Kakek dan Nenek dari Panti Werha sangat menikmati kebersamaan ini dengan suka cita. Kegiatan dilanjutkan dengan santapan rohani dan ketika adzan maghrib berkumandang, kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.
Sebuah kegiatan penuh energi cinta kasih dan inspirasi yang membuat Kami semua belajar akan banyak dari kegiatan ini.Ucapan terima kasih kami haturkan bagi para relawan, sahabat Asosiasi Cheff Jakarta, para donatur dan semua pihak yang telah membantu berlangsungnya acara ini.



